INFORMASI

Admin

Admin

 

Pangkep – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep, Drs H Nasaruddin, tutup usia pada  Jumat (20/09) kemarin, dalam usia ke 57 tahun, di Rumah Sakit Pelamonia Makasar, sekira pukul 17.30 Wita dan dikebumikan di Perkuburan Bone-Bone, Kecamatan Pangkajene, Sabtu (21/9/2019) siang tadi.

Bupati Pangkep H Syamsuddin A Hamid, Wakil Bupati Sahban Sammana, Kapolres Pangkep AKBP Tulus Sinaga, Komandan Kodim 1421 Letkol inf Adi Sabarudin, S.sos, Ketua Pengadilan Agama dan Muspida Hadir bersama untuk mengantar Jenazah Alm H Nazaruddin ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Diketahui, Kadis Pemadam Kebakran Alm Drs H Nazaruddin meninggal akibat penyakit ginjal dan empedu yang dideritanya. Menurut keterangan pihak keluarga, almarhum memiliki riwayat penyakit ginjal sejak beberapa tahun terakhir. Almarhum merupakan salah satu birokrat yang terkenal baik dan memiliki dedikasi yang tinggi terhadap jabatan dan pekerjaannya. Bupati Pangkep yang bertindak sebagai inspektur upacara pada saat pelepasan jenazah, bersama kerabat yang hadir mendoakan almarhum.

“Semoga Almarhum Drs H Nazaruddin mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, semoga amal ibadahnya diterima Allah Swt,” tutup Bupati Pangkep.

Sumber : https://www.simpulrakyat.co.id/2019/09/kadis-damkar-pangkep-wafat-bupati-pimpin-upacara-pelepasan-jenazah.html

 

 

Pangkep - Mobil milik Supriadi, Pak Guru di Pangkep, Sulsel, tiba-tiba terbakar dan meledak usai isi bensin. Tak korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu berawal saat Supriadi, pemilik kendaraan baru saja mengisi di SPBU, Jl Poros Trans-Sulawesi. Saat mengarah pulang ke rumahnya, tiba-tiba kopling mobilnya tidak berfungsi dan muncul asap dari depan mesin mobilnya.

"Saya baru selesai mengisi bensin terus mau pulang ke rumah. Tiba-tiba saya tidak tahu ini mobil berasap dari depan dan koplingnya tidak berfungsi. Saya langsung keluar karena sudah mulai ada percikan api," kata pemilik mobil, Supriadi, saat ditemui di lokasi, Kamis (18/4/2019), siang.


Api yang dengan cepat berkobar, pun membuat badan mobil hangus, bahkan, semua barang milik pengendara juga tidak bisa diselamatkan.

"Saya tidak tahu penyebabnya apa, air radiator juga tidak kering, tapi kok bisa terbakar begitu. Barang yang ada di dalam mobil sudah tidak bisa saya selamatkan, mulai dompet dan surat-surat lainnya, semuanya hangus terbakar. Untungnya saya hanya luka lecet saja," lanjutnya.

Polisi belum melakukan evakuasi bangkai mobil yang terbakar itu karena masih dalam penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Saat kejadian, arus lalu lintas pun sempat macet karena tidak ada satu pun kendaraan yang berani melintas saat terjadi kebakaran itu. 
(rvk/asp)

Sumber Berita

 

Pangkep -- Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan safari Ramadhan di Pangkep. Dalam arahannya ia merencanakan akan membangun supermarket khusus jeruk Bali di Pangkep. 
 
Dalam kunjungan safarinya, Kamis (16/5) selain melakukan buka puasa bersama di rumah jabatan Wakil Bupati,  juga melaksanakan shalat taraweh bersama ratusan jemaah di mesjid Agung. 
 
Kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemprov Sulsel, diterima Bupati Pangkep, H. Syamsuddin Hamid SE dan 
wakilnya, H. Syahban Sammana SH. Bupati Syamsuddin menjelaskan di hadapan gubernur Nurdin Abdullah (NA) bahwa Pangkep pasca Pemilu kondisi keamanan sangat kondusif. Ia juga meminta bantuan kepada pemrpov untuk beberapa program pembangunan yang masih membutuhkan anggaran. 
 
Gubernur Nurdin Abdullah, membantu sebanyak Rp 500 juta kepada pemkab untuk digunakan sebagai bantuan Ramadhan. "Terserah Bupati mau bantu mesjid yang mana, yang penting kami berikan bantuan Rp 500 juta," kata Nurdin Abdullah. Ia juga menjelaskan tentang beberapa program yang diadopsi dari Jepang seperti pembangunan supernarket yang dikelola kelompok masyarakar atau petani. Ini akan kami bangun juga di Pangkep setelah lounching di Makassar nanti. (Rudi/mcpangkajene)
Pangkep -- Bupati Pangkep, H. Syamsuddin Hamid SE, menyerahkan laporan keterangan pertanggungjawaban  (LKPJ) tahun 2018 ke DPRD. Dalam laporan tersebut,Pangkep telah berhasil menurunkan angka kemiskinan tahun 2018 lalu, meski angkanya hanya satu digit. Angka kemiskinan tahun 2017 mencapai 16,2 persen menjadi 15 persen.
 
Hal itu dikatakan Syamsuddin di hadapan sidang paripurna DPRD, Jumat ( 17/5) yang dipimpin ketua, Ir.HA.Ilham Zainuddin. Ia mengatakan dalam target APBD tahun 2018 mencapai Rp 1,4 Trilyun dengan realisasi 96,5 persen. Sedangkan pendapatan asli daerah tahun lalu mencapai Rp 175 miliar dengan realisasi 99 persen. 
 
Tahun 2018, kata Bupati Syamsuddin memiliki berbagai dinamika serta prestasi. Hanya saja, untuk kegiatan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan, masih perlu peningkatan sarana pendidikan dan 
kesehatan, terutama di wilayah kepulauan. Ia berharap, agar hal itu dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, utamanya sebelum berakhir masa jabatannya tahun 2021 mendatang. 
 
Sidang paripurna diikuti sekitar 35 orang  anggota DPRD dan dihadiri pimpinan OPD. Hanya saja, sebelum pelaksanaan sidang, Bupati Syamsuddin menyuruh Plh Sekkab, Dra.Hj. Jumliati MSi, unttuk mengecek kehadiran para pimpinan OPD. Karena beberapa kursi di jajaran pimpinan OPD yang masih kosong. "Harusnya mereka hadir, apalagi ini penyampaian LKPJ Bupati,"tegas Jumliati sambil mengecek absensi kehadiran. Akhirnya satu per satu, pejabat OPD hadir kecuali ada 5 orang pimpinan OPD yang mengikuti Diklatpim II. (Rudi/Mcpangkajene)
Pangkep - Pemkab pangkep, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan daerah (Musrembang) tingkat kabupaten. Musrembang ini juga diharapkan dapat mematangkan visi Pangkep yang memasuki masa lima tahun. 
 
Wakil Bupati Pangkep, H.Syahban Sammana SH, saat menghadiri acara Musrembang yang dilaksanakan di ruang pola kantor bupati,Selasa (26/3/2019). Ia mengatakan, periode Bupati kini sudah memasuki tahun ketiga di tahun 2019 ini. Namun diharapkan setiap tahunnya, semua program pembangunan harus mengacu kepada 12 program unggulan Pemkab Pangkep periode 2016-2021 ini. "Karena ini janji politik kita saat kampanye dulu," kata wakil bupati Sahban Sammana SH. 
 
Begitu juga dengan usulan dari semua desa dan kelurahan yang ada di kecamatan diharapkan dilaksanakan secara profesional dengan skala prioritas. 
 
Sementara itu, Gubernur yang diwakili kepala Dinas Koperasi dan UKM, Abd. Malik Faisal SH, menjelaskan jika program pembangunan di kabupaten harus juga senada dengan program Pembangunan yang dilaksanakn pemprov Sulsel.
 
Hal ini, agar kebijakan dan perencanaan yang dilaksanakan di daerah sejalan dengan program pemerintah nasional, provinsi hingga kabupaten/kota. Peserta Musrembang kabupaten Pangkep diikuti sebanyak 130 orang drai perwakilan OPD, lembaga non pemerintah hingga organsiasi masyarakat lainnya. (rudi/mcpangkajene/eyv)
 

Pangkep-- Aksi petugas kebakaran Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan berhasil menyelamatkan seorang bocah berusia 3 tahun saat terjebak di gorong-gorong di jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat sore (25/1).

Video yang beredar di medsos menggambarkan jika para petugas kebakaran dengan sigap mencari keberadaan bocah 3 tahun yang terjebak di dalam gorong-gorong sedalam 1 meter lebih.

Bocah tersebut bernama Maulana (3 tahun). Meski petugas sempat kesulitan, namun salahsatu petugas Damkar nekat menyelam dan berhasil menemukan bocah tersebut dalam kondisi selamat. 

Iksan salam salahsatu anggota Damkar Pangkep mengatakan jika dirinya tak menyangka jika bocah tersebut terperosok masuk didalam gorong-gorong. Dimana bocah tersebut ternyata sedang asyik bermain diinggir got sedalam 1 meter lebih tersebut.

"Sebelumnya, kejadian ini berawal saat korban tengah asyik bermain di pinggir selokan, tiba-tiba terjatuh kedalam selokan. Korban sempat terbawa arus dan masuk kedalam gorong-gorong, beruntung nyawa korban dapat tertolong setelah saya membawa kerumah sakit,"jelas Ikhsan Salam.

Kini korban dilarikan ke Rumah Sakit menggunkan mobil pemadam kebakaran tak jauh dari korban terperosok di dari jalan Hasanuddin, Kabupaten Pangkep.

Sumber

 

Pangkep - Bupati Pangkep, H.Syamsuddin Hamid SE, prihatin dengan kondisi sekarang ini. Penggunaan narkoba sudah menjalar hingga ke tingkat pelajar di sekolah.
 
Hal itu dikatakan Syamsuddin saat melakukan Tatap Muka dengan kalangan guru tingkat PAUD, SD,hingga SMP, (21/3/2019) di kantor bupati. Ia menegaskan agar narkoba di tingkat pelajar harus diawasi secara ketat. Hasil pantauannya di rumah tahanan (rutan) Mattampa Bungoro, banyak penghuninya karena kasus narkoba. 
 
"Sengaja kami undang untuk bersama kita memberantas narkoba di kalangan pelajar," tegasnya. 
 
Hal lain dikatakan, jika para guru harus menjalani profesinya secara profesional. Untuk kesejahteraan, akan menjadi perhatian khusus dari pemerintah kabupaten hingga pemerintah pusat.
 
Sekitar 1000 orang guru lebih mengjadiri rapat yang dipimpin kepala Dinas Pendidikan, drs. Muh. Idris MSI.Hadir dalam acara itu Wabup, H.Syahban Sammana SH, dan pelaksana harian Sekda, dra Hj.Jumliati MSi. Meski ruangan pola kantor bupati di penuhi para guru, tapi acara berlangsung lancar.Hanya saja, usai acara para guru beelomba ingin berswafoto dengan Bupati Syamsuddin. Dengan sabar, tampak bupati melayani permintaan mereka. (Rudi/Mcpangkajene/eyv)
 

Pangkep - Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid mengingatkan 424 Calon Pegawai Negeri Sipul (CPNS) yang telah menerima Surat Keputusan Pengangatan tidak diperbolehkan pindah tugas ke tempat lain.

"Jadi tidak boleh ada yang pindah dari tempat tugasnya yang baru dan jangan ada mau mencoba mengurus perpindahan ke tempat lain.  Pokoknya saya tidak akan memberikan ijin untuk pemohon pindah tugas ," tegas Syamsuddin saat memimpin hari Kesadaran Nasional( HKN) yang digelar di halaman kantor Bupati Pangkep, Senin (18/3/2019).

Menurutnya, sudah menjadi kebiasaan para CPNS baru dengan berbagai dalih dan alasan untuk pindah bertugas ke kota, terutama yang ditugaskan di wilayah terpencil Pangkep seperti pegunungan dan kepulauan.

CPNS yang menerima SK tersebut secara rinci terdiri dari tenaga honorer KS sebanyak 35 orang, tenaga guru  136 orang,  tenaga kesehatan 223 orang dan tenaga tekhnis 30 orang. Selanjutnya  mereka segera menuju tempat tegusnya masing-masing sesuai dengan SK yang diterima.

Salah seorang ASN baru bernama Jufri, yang dalam SK ditempatkan sebagai pengajar di Kecamatan Liukang Tangaya, mengatakan baru pertama kali ke wilayah tersebut. Sebelumnya menjadi tenaga honorer disalah satu sekolah di kecamatan Pangkajene."Setelah lulus dan ditugaskan di kecamatan Liukang Tangaya yang dikenal sebagai wilayah Kepulauan terpencil, saya harus rela meninggalkan keluarga ( istri dan anak) demi tugas negara ," kata Jufri ( Udi/Mcpangkajene)

 

Pangkep- Alokasi dana desa (ADD) diharap, bukan hanya untuk pembangunan fisik dan infrastruktur seperti gedung dan jalan, Namun ADD diharapkan juga memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid. Menurutnya, ADD tidak saja diperuntukkan bagi pembangunan fisik dan infrastruktur yang ada di desa. Namun juga perlu melirik kepada kesejahteraan masyarakat, terutama pada peningkatan gizi masyarakat pedesaan. 

"Sekarang ini masih banyaknya ADD digunakan untuk membangun jalan, jembatan hingga fasilitas publik lainnya. Hal itu tidak masalah, hanya perlu peningkatan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan dan kesehatan warga. Apalagi, banyak warga di pedesaan yang tidak tercukupi kebutuhan gizinya," ujarnya, , Kamis (31/01/2018).

ADD kini perlu menyentuh juga terhadap peningkatan gizi masyarakat. Misalnya pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMTAS). Hal tersebut diharapkan dapat mengurangi angka kurang gizi yang masih banyak terjadi di wilayah ini. 

Kadis Kesehatan Pangkep, dr. Hj. Indriaty Latief, di tempat berbeda mendukung rencana tersebut jika ADD juga melirik tentang PMTAS. 

Ia menilai, warga yang kekurangan gizi bukan karena tidak mampu membeli. Ada juga warga yang memang pertumbuhan anaknya tidak sesuai kriteria namun bukan kurang gizi. 

"Memang sekarang untuk anak kurang gizi ditangani khusus dan selalu dipantau oleh petugas medis," katanya. (Sahrir/Mcpangkajene)

 

Pangkep - Personel Satuan Lalu lintas Polres Pangkajene Kepulauan (Pangkep) bakal menyelenggarakan road show, dalam rangka Millenial Road Safety Festival di Kabupaten Pangkep mulai 2 Februari sampai 25 Februari 2019.

Kasat Lantas Polres Pangkep AKP Fitriawan menyampaikan bahwa, sudah ada beberapa sekolah yang dijadwalkan untuk dikunjungi di wilayah Pangkep. Di antaranya, SMK Muhammadiyah Bungoro, SMK 1 Bungoro, SMA 11 Negeri Pangkep, SMAN 20 Pangkep, SMA Tonasa, SMAN 4 Labakkang,  SMKN 2 Bungoro, SMAN 3 Bungoro, SMKN 4 Balocci, MAN Marang,  SMAN 2 Segeri dan SMAN 1 Pangkejene.

"Generasi milenial sangat perlu pemahaman terkait berkendara. Harapannya agar mereka tidak lagi ugal-ugalan dan dapat berkendara dengan baik," katanya saat ditemui Selasa (29/1).

Dijadwalkan, sosialisasi ini bakal diikuti ribuan pelajar se-Kabupaten Pangkep. Tidak hanya melibatkan pelajar, kegiatan  ini juga melibatkan ratusan bikers asal Kabupaten Pangkep yang ikut mendukung pelaksanaan sosialisasi ini.

Dia menyebut, ada empat klub otomotif yang bernaung dibawah Yamaha Pangkep yaitu  ARCI (yamaha aerox), VOI (yamaha vino), BROVICS (yamaha vixion) dan YMCI (yamaha mx) ikut bergabung dalam kegiatan ini. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PT Suraco Jaya Motor Yamaha Pangkep.

"Pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk saling mengingatkan keselamatan untuk sesama," ucapnya. (nah/Mcpangkajene)